Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuding sistem anggaran warisan gubernur terdahulu menjadi biang kerok munculnya anggaran aneh-aneh semacam lem Aibon dalam cikal bakal APBD DKI. Eks Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mempertanyakan apa yang salah dari sistem tersebut.
Menurut Djarot, yang salah adalah pihak yang meng-input. Ketua DPP PDIP itu menilai sistem yang ada masih bisa disempurnakan.
"Yang bodoh itu bukan sistemnya, tapi kita-kita SDM-nya yang input. Kita bisa sempurnakan sistem itu sebenarnya, itu tugas kita. Artinya, kalau itu semakin tertutup, semakin gelap dan kontrolnya semakin sedikit, dan kemudian ada penyusupan-penyusupan anggaran lagi nanti," ujarnya.

