Gebrakan Ahok Sebagai Komut Pertamina
BERITA +62, Jakarta - Sempat menimbulkan kontroversi, bekas gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sekarang sah jadi Komisaris Penting Pertamina.Penampikan itu diantaranya hadir dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Menyatu yang menampik Ahok jadi komisaris penting.
Baca Juga : Nunung dan Suami Di Vonis Penjara 1 Tahun 6 BulanWalaupun demikian, Menteri BUMN Erick Thohir masih optimis, figur Ahok dapat jadi pendobrak buat Pertamina.
"Saya pikir Pak Basuki berlainan, Pak Ahok berlainan. Kita butuh profil pendobrak agar ini sesuai sasaran," tuturnya.
Lalu, apa dobrakan Ahok berkaitan pekerjaan baru yang diembannya di Pertamina?
Tentang pekerjaan barunya, Ahok menerangkan jika peranan komisaris adalah cuma untuk pengawas.
"Peranan saya kan pengawas," secara singkat.
Ahok memberikan tambahan jika ia dikasih pekerjaan untuk menolong mengamati internal Pertamina, supaya warga dapat lihat perubahan serta kapasitas Pertamina dengan transparan.
Hal seirama dikatakan Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wiroatmodjo, yang pimpin Rapat Umum Pemegang Saham, Senin, 25 November 2019.
"Kami mengharap, dengan kedatangan barisan komisaris baru, nanti proses diskusi di antara komisaris serta direksi berjalan lebih efisien serta menggerakkan kapasitas Pertamina lebih baik," sebut Kartika.
Berkaitan manfaatnya jadi pengawas, Ahok menerangkan dengan singkat dobrakan apa yang akan dia bikin di Pertamina.
"Kita harap makin banyak ada nomor pengaduan. Makin banyak yang melapor, akan menggerakkan kami lakukan pengawasan lebih baik," jelas Ahok.
Berkaitan dengan aliran pengaduan, Ahok menginginkan suport serta keterlibatan warga supaya info kapasitas Pertamina dapat dibuka lebih luas serta dipantau bersamanya.
Casino Online IndonesiaAhok menyentuh masalah skema Qlue di Jakarta yang pernah ia aplikasikan waktu memegang gubernur. "Istilahnya, seperti dahulu di Jakarta ada Qlue."
Skema Qlue ialah aplikasi memiliki konsep Smart City yang pertama-tama diaplikasikan di Jakarta 2014 kemarin.
Ide ini berperan jadi pusat pengaduan warga tentang kapasitas pemerintah, keadaan musibah sampai masalah perkotaan serta warga yang lain.
Dikutip dari situs sah Qlue, sepanjang 4 tahun bekerja bersama dengan Pemerintah DKI Jakarta, Qlue sukses turunkan kekuatan titik banjir sebesar 94 %.
Bersama dengan Qlue, Jakarta dapat tingkatkan kapasitas pemerintahannya sebesar 61.4 % dan tingkatkan keyakinan publik 47 %.
Akankah Pertamina akan mengaplikasikan skema serta ide seperti Jakarta dengan Qlue?
Sumber : Liputan6

